Kisah Sephia dan Kucing Persia

Dongeng anak indonesia yang kesekian kalinya perihal seorang anak perempuan yang berjulukan Sephia. Sephia yaitu anak yang rajin dan pandai, tak jarang ia selalu juara kelas di sekolahnya. Sephia yaitu anak ke tiga dari tiga bersaudara. Semua saudaranya perempuan, maka tak heran jikalau rumah mereka selalu tampak bersih selalu.

keluarga Sephia yaitu keluarga yang serba kekurangan, namun itu tidak menyurutkan niat Sephia yang bercita-cita menjadi dokter hewan. alasannya yaitu memang Sephia yaitu sosok anak perempuan yang sangat menyayangi hewan.

Namun ada satu keinginan Sephia dari dulu yang selalu di tolak ibunya, yaitu memelihara kucing persia. Sephia sudah meyakinkan ibunya perihal perihal binatang tersebut. Namun ibunya tetap menolak untuk memelihara kucing.



Suatu hari Sephia pergi ke sekolah, ditengah perjalanan ia menemukan seekor kucing yang sedang tergeletak disebelah parit bersahabat sekolahnya, kucing tersebut sangat lelah sekali, tampak ibarat telah berjalan sangat jauh sekali.

Sephia eksklusif mendekati kucing tadi dan beliau sangat terkejut sekali, ternyata kucing itu yaitu kucing persia yang sangat mahal harganya. Ia lalu merawat dan membawanya pulang ke rumah setelah pulang dari sekolahnya.

Awalnya ibunya menolak, namun dengan kegigihan Sephia, risikonya hati ibunya luluh dengan syarat kucing tadi harus dipelihara dengan baik dan tidak boleh mengotori rumah.

Baca juga Cerita Anak : Harimau Sombong dan Gong Ajaib

Senang sekali hari Sephia, beliau sangat menyayangi kucing persia itu, hingga risikonya kucing tadi menjadi sehat ibarat semula. Setiap ia pulang dari sekolah, kucing persia itu menunggu dengan setia di depan pintu untuk bercanda dengan Sephia.

Suatu ketika, datanglah sebuah kendaraan beroda empat mewah menghampiri rumah Sephia yang sangat sederhana itu. Dari dalam kendaraan beroda empat keluarlah seorang lelaki paruh baya dan eksklusif mengetuk pintu depan rumah.

Sang ibu eksklusif membukakan pintu dan bertanya "Ada apa Pak?", "Maaf bu, apa benar ini rumah Sephia?", "Benar pak" jawab ibu. " Begini bu, anak gua sudah sakit parah akhir ia kehilangan kucing kesayangannya, gua mau tanya apa Sephia ada?.

"Maaf pak, Sephia sedang sekolah, sebentar lagi ia juga pulang", tak lama kemudian Sephia datang dari sekolah. Ia heran diruang tamu yang sangat kecil itu sudah ada laki-laki yang duduk menunggu.

Si ibu eksklusif memberitahukan kepada Sephia, bahwa kucing yang ia temukan yaitu milik anak dari bapak tersebut. Sedih sekali Sephia, ia harus kehilangan kucing Persia, padahal ia sudah memeliharanya cukup lama.

"Tenang, nak..Bapak akan mengganti semua ongkos perawatan kucing ini, dan engkaupun boleh datang kerumah bapak untuk menengok kucing ini". Akhirnya Sephia melepaskan kucing Persia itu dan beliau menolak mendapatkan sumbangan bapak itu.

"Sungguh mulia sekali hatimu, nak" si bapak itu terharu. Tak lama kemudian bapak itu pulang membawa kucing persia.

Keesokkan harinya, setelah pulang dari sekolah, alangkah kagetnya Sephia melihat di pekarangan belakang sudah ada sangkar kucing persia yang besar, lengkap dengan 5 ekor kucing Persia yang lucu-lucu.

"Ibu, ini punya siapa?." tanya Sephia. "Ini yaitu kucing Persia milikmu. hadiah dari bapak yang kemarin, dan beliau berpesan semoga engkau terus menyayangi binatang" Kata si ibu senang.

Akhirnya Sephia mendapat apa yang sudah ia impikan selama ini. Hikmah Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati yang sangat seru dan mengasyikan.
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Kisah Harimau Sombong Dan Gong Ajaib

Dongeng anak indonesia akan bercerita wacana harimau yang sombong. Dongeng anak indonesia ini diawali dari sebuah hutan dimana harimau menjadi raja hutan yang sangat sombong. Dia merasa ialah yang paling besar lengan berkuasa dan berkuasa dan menjadi pemimpin yang ditakuti oleh para hewan penghuni hutan rimba tersebut.

Semua impian sang harimau harus dipenuhi, alasannya jikalau tidak ia akan mengancam akan mengusir siapa saja yang menolak perintahnya keluar dari hutan. Gaya kepemimpinan sang harimau membuat para penghuni hutan sangat membencinya, terutama si kancil.

Pada suatu hari si kancil bertemu dengan si Kera. "Hai kera, tahu tidak kalau si harimau raja hutan kini sangat sombong" Tanya kancil kepada si kera. "iya, cil..aku sangat takut sekali kalau ia memerintahkan gue untuk mengambil buah-buah diatas pohon untuk sarapannya". "Kebetulan sekali, gue punya wangsit bagaimana caranya kita buat si raja supaya jangan terlalu sombong" kata si kancil yang cerdik.



"Lalu bagaimana caranya, cil?" tanya si kera. "Begini, kau ceritakan bahwa gue sedang menunggu sebuah Gong aneh di bawah pohon di pinggir hutan, katakan kepadanya kalau Gong itu mampu mewujudkan semua impian sang raja".

"Baiklah..", lalu si monyet bergegas menuju daerah harimau beristirahat. Ternyata sang harimau sedang bersantai-santai sambil mendengarkan alunan bambu yang tertiup angin. Rupanya harimau senang dengan bunyian merdu. Lalu si monyet datang menghampiri si harimau sambil tergopoh-gopoh.

"Wahai raja, gue punya kabar gembira, gue mendengar si kancil sedang menuggu sebuah gong ajaib". "Apa gong ajaib", harimau sontak kaget mendengar informasi dari si monyet tentnag gong ajaib.

"Benar raja, jikalau raja hendak melihat gong ajaib, saya mampu antarkan", jadinya si harimau berangkat menuju daerah gong aneh yang sedang ditunggui oleh si kancil. Sesampainya disana, harimau berkata kepada si Kancil, " Hai kancil, apa benar gong aneh itu jikalau gue miliki mampu mengabulkan semua permintaanku?, tanya harimau kepada kancil, "Benar paduka...(dasar raja rakus, semuanya ingin menjadi miliknya sendiri..awas saja nanti..)" gumam si Kancil.

Baca juga Cerita Anak :  Pemuda Miskin yang Suka Bersedekah

"Cuma ada syaratnya, raja", kata si Kancil. "Hai, gue khan raja, masak gue harus diberikan syarat!" bentak harimau sambil mengeluarkan auman kerasnya. "Bukan begitu raja, gong aneh ini hanya mau ditunggui dan dibunyikan oleh saya, jikalau raja menginginkan sesuatu, raja mampu memukul gong ini setelah saya pergi", kata kancil dengan cerdik.

"baiklah, segeralah kau pergi, alasannya gong aneh ini akan gue bunyikan untuk mengabulkan permintaanku", kata harimau yang pribadi naik keatas pohon menuju gong aneh itu.

Ternyata kancil sangat akil sekali, ia membohongi raja harimau bahwa gong aneh itu bahwasanya yakni sarang lebah yang tidak boleh diganggu sedikitpun.

Akhirnya setelah kancil pergi, si harimau dengan tidak tabah mengucapkan permintaannya dan pribadi memukul sarang lebah tersebut, kontan saja lebah yang ada didalam sarang itu merasa terganggu dan mengejar harimau hingga ke tepi sungai. Sang harimau mau tidak mau terjun kedalam sungai untuk menghindari sengatan lebah.

"Kancil kurang ajar..!, gue ditipu oleh binatang kecil ibarat dia, huh awas kau!", harimau sangat geram sekali alasannya di perdaya oleh kancil. Semenjak itu harimau tidak mau lagi menjadi raja hutan alasannya merasa dipermalukan oleh si kancil yang cerdik. Hikmah Kisah Kelelawar pengecut yang sangat seru dan mengasyikan.
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Bagaimana membuat belum dewasa senang mendengarkan dongeng.

By :

Saat ini bawah umur memiliki banyak aktifitas mulai dari berdiri pagi hingga mereka tidur dimalam hari. Namun banyak orang renta yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk meluangkan waktu untuk menceritakan dongeng anak sebelum mereka tidur atau dikala mereka sedang bermain. Menceritakan dongeng yakni hal yang paling penting semoga anak memiliki daya peka terhadap lingkungannya. Dengan mendengarkan kisah dari kisah yang menarik dapat membuat anak berbagi daya hayal dan fikirannya.

Jika anda memiliki anak yang berusia dibawah lima tahun atau lebih, sebaiknya anda harus mampu menceritakan dongeng anak dengan tepat dikala mereka sedang bermain. Dengan menceritakan dongeng kita juga mampu membuat relasi antara orang renta dan anak menjadi lebih bersahabat dan lebih harmonis lagi. Anak yang sering mendengarkan dongeng dari orang tuanya juga akan menyayangi orang renta mereka dan lebih merasa bersahabat dengan apa yang telah diceritakan kepada mereka. Makara akan aneka macam manfaat yang akan kita peroleh dari bercerita kepada anak.


Jika kita sebagai orang renta mau meluangkan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam, maka kita mampu melatih daya ingat otak anak kita dengan menceritakan dongeng yang mampu kita ingat. Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda tidak ingat ada 1 atau lebih kisah atau dongeng yang pernah anda dengar dari orang renta kita sendiri?, pasti ada dan bersama-sama itulah modal kita sebagai orang renta untuk menceritakannya kembali kepada anak kita.

Cerita dongeng anak lainnya : Si Kancil dan kerbau Malas

Sekarang yakni bagaimana membuat bawah umur senang mendengarkan dongeng dan tidak merasa bosan. Rahasianya yakni dengan menjaga tempo dalam bercerita serta intonasi dan memiliki penguasaan teknik dalam mendongeng. Menceritakan dongeng kepada bawah umur tidak menyerupai anda sedang menunjukkan kuliah kepada mahasiswa di universitas, akan tetapi bercerita kepada anak harus mengandung rasa kasih sayang dan ikhlas dalam menunjukkan berita kebaikan dalam hidup.

Jika anda bercerita dengan jenaka dan lucu serta ikhlas dalam menceritakan dongeng kepada anak, saya yakin anak anda pasti akan lebih menyayangi dan mencintai anda, alasannya yakni dengan logat serta mimik anda dalam bercerita mereka akan lebih ingat anda daripada dongeng yang anda bawakan kepada mereka. Namun perhatikan waktu yang tepat jikalau anda ingin menceritakan dongeng kepada anak anda, waktu yang paling pas untuk menceritakan Kisah Sephia dan Kucing Persia yang sangat seru dan mengasyikan.
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Tips Mendongeng Anak Yang Baik Dan Menyenangkan

By:

Membaca blog dongeng anak indonesia akan lebih menarik jikalau anda mau sedikit meluangkan waktu kepada belum dewasa anda. Teknik mendongeng yang baik dan benar akan membawa dampak yang kasatmata kepada anak-anak. Alur dongeng yang mudah diikuti serta intonasi yang sempurna membuat para pendengar terutama belum dewasa akan merasa senang dan gembira, serta mempercepat daya tangkap dan logika serta imajinasi kasatmata bagi sang anak.

Kebanyakan orang renta sekarang belum bisa secara maksimal untuk mendongeng kepada buah hati mereka, padahal dengan meluangkan waktu sedikit disela-sela waktu istirahat atau libur anda, mendongeng (khususnya dongeng anak indonesia) bisa memaksimalkan fungsi dan kerja otak si kecil secara penuh.


Mendongeng yakni sebuah teknik dimana sang pendongeng dengan serta merta membawakan alur dongeng yang menarik bagi si anak. Dengan intonasi yang ceria serta tidak monoton, mendongeng kepada anak bisa membuat buah hati kita menjadi ceria dan bersemangat dalam bermain.

Namun sayangnya kini banyak dongeng anak indonesia yang sudah terlupakan, sehingga tak jarang orang renta menjadi tidak tahu dongeng apa yang bisa mereka ceritakan kepada buah hati mereka.

Tidak usah khawatir, karena anda bisa memulai sebuah dongeng dengan alur dongeng yang sangat sederhana, dengan menghadirkan topik kebaikan yang bisa anda ceritakan. Biasanya tema kebaikan melawan kejahatan yakni tema dongeng yang paling banyak diminati para orang tua, serta tema kepandaian melawan kebodohan.
Baca juga Dongeng Kelinci Yang Sombong
Bawakan dongeng dengan memakai tokoh aksara yang biasanya belum dewasa sangat suka, contohnya saja si kancil. Dengan memakai tokoh sikancil, kebanyakan belum dewasa tertuju kepada tokoh yang pandai dan cerdik.

Anda jangan terlalu fokus kepada sebuah/seekor tokoh yang anda fikirkan atau bayangkan saat ingin mendongeng di depan anak anda. Jujur gue sendiri lebih senang memakai tokoh-tokoh hewan yang ada didalam hutan untuk mendongeng kepada anak saya.

Gunakan selalu intonasi yang berbeda-beda pada setiap karakter. Nah tips yang satu ini sangat penting. Disamping mengajari anak untuk bisa membedakan antara bunyi tokoh satu dengan tokoh lainnya. Juga melatih mereka untuk menghafal intonasi dari setiap aksara yang anda dongeng-kan.

Perlihatkan mimik/raut muka anda setiap dialog yang anda ceritakan. Permainan raut muka sangat membuat anak menjadi fokus dan asik serta terlena dalam mendengarkan dongeng anda. Coba saja perhatikan jikalau anda mendongeng dengan raut muka menyerupai orang yang sedang mengantuk..ehehe.

Dunia anak yakni dunia yang penuh dengan keceriaan. Buatlah alur dongeng anak anda menjadi se-ceria mungkin. Ambillah posisi yang bisa terlihat secara keseluruhan oleh putra-putri anda. Jangan sungkan jikalau anda harus teriak-teriak, melompat-lompat bahkan menangis jikalau memang dongeng tersebut mengharuskan anda mencontohkannya.

Jadilah pendongeng yang andal di hadapan anak anda. Buatlah Kisah Pangeran Yang Sombong Dan Pangeran Baik Hati yang sangat seru dan mengasyikan.
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

| Kisah Panglima Perang dan kalung ajaib

Dongeng anak kali ini bercerita perihal sebuah pasukan kerajaan yang siap berperang ke medan tempur. Pasukan tersebut dipimpin oleh seorang panglima yang gagah berani dan sangat disiplin dalam mengatur anggota pasukannya. Semua pasukan disiapkan ketika ingin berangkat ke medan pertempuran. Semalam raja mendapatkan surat bahaya bahwa kerajaannya akan diserang oleh kerajaan tetangga yang ingin melebarkan kekuasaannya. Namun raja tidak takut dan segera menyuruh segenap bala tentaranya untuk berkemas-kemas untuk perag.

Ketika ingin berangkat, pasukan diingatkan oleh raja bahwa mereka berperang untuk menang dan bukan untuk kalah. Kali ini pasukan bertambah sangat banyak, sebab banyak pula rakyat yang bergabung dan ingin membela kerajaan demi kerajaan daerah mereka tinggal.


Kecuali belum dewasa dan wanita, seluruh laki-laki yang sudah arif balig cukup akal dan siap memanggul senjata ikut dalam barisan pasukan perang tersebut.

Baca juga dongeng anak Pangeran baik hati

Dalam perjalanan menuju medan perang, seorang anak yang ditinggalkan ayahnya menangis untuk meminta ikut dalam pasukan perang tersebut, namun ayahnya tidak memperbolehkannya, kemudian anak itu menunjukkan kalung kepada ayahnya biar dipakai dikala berperang melawan musuh

Pagi hari semua pasukan dan rakyat yang telah bergabung pergi menuju medan pertempuran. Tak lama setelah hingga di padang rumput yang sangat luas, pasukan kerajaan tetangga ternyata telah siap di sebelah pinggir padang rumput yang terlihat dari kejauhan.

Tanpa basa-basi lagi, panglima kerajaan yang terkenal ganas ini, kemudian menunjukkan komando biar pasukan berhenti dan membentuk formasi perang.

Si ayah yang diamanati untuk mengenakan kalung oleh anaknya, kemudian ia ambil kalung tersebut dari kantongnya dan mengalungkannya di leher.

Si panglima yang melihat ayah ini, kemudian mendekati dan bertanya "Dari mana kau dapatkan kalung ini, tahukah kau bahwa kalung itu yaitu kalung perdamaian" Kata panglima dari atas kuda.

Ayah tersebut mungkin menerka jika kalung tersebut yaitu kalung biasa, namun si anak tadi tidak pernah memberitahukan kepada ayahnya jika kalung itu yaitu warisan dari buyut si anak yang merupakan kalung gila yang mampu mendamaikan kerajaan yang sedang berperang.

Setelah melihat pasukan kerajaan membentuk formasi tempur, kerajaan tetangga pun siap dengan formasi mereka untuk segera menghadang pasukan lawan.

Namun apa yang terjadi, sang raja dari kerajaan tetangga dengan kuda putih yang ia tunggangi lari menuju barisan depan pasukan yang ingin menghadang pasukan kerajaan si ayah ini. Kemudian ia berkata kepada Pasukan kerajaan si ayah yang memiliki kalung tersebut.

Baca juga dongeng anak Kiko kura yang cerdik

"Kami mohon maaf, ternyata ini sebuah kekeliruan, kami tidak bermaksud untuk berperang, kami hanya ingin menjalin kerjasama yang lebih baik lagi dengan kerajaan kalian, kami akan segera pulang dan tidak akan mengganggu batas wilayah kalian, ini cuma kekeliruan yang besar" Teriak raja dari kerajaan tetangga.

Akhirnya pertempuran tidak terjadi dan tidak akan terjadi, sebab dua kerajaan kini saling menghargai batas wilayah mereka masing-masing. Sang ayah pulang dari medan pertempuran dan menunjukkan kalung gila tersebut kepada anaknya kembali, walau si ayah tidak tahu dari mana asal kalung tersebut.

Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Dongeng Burung Merpati Putih Dan Burung Gagak Hitam

Dongeng Burung Merpati Putih Dan Burung Gagak Hitam


Pada jaman dahulu, ada seekor burung merpati yang sedang hinggap di sebuah pohon. Sang merpati sangat merasa kesepian semenjak ditinggal oleh pasangannya yang mati alasannya yaitu petaka asap yang menimpa kawasan tersebut. Merpati yang dulu bulunya berwarna putih, kini tampak kusam dan tidak berwarna putih cemerlang menyerupai dulu. Ia merasa duka ditinggal teman-temannya yang kini entah mengungsi kemana, si Merpati putih ini merasa kehilangan.



Tak lama kemudian datanglah burung gagak yang terengah-engah dengan bunyi paraunya yang sangat khas sekali. Si burung gagak terbang mendekati merpati yang sedang sendirian.

"Hai merpati, sedang apa kau disini, apakah kau tidak mengungsi ketempat yang lebih bersih udaranya.?" tanya si gagak.

"Hai burung gagak, tidak, gua sedang merenung dan kelelahan setelah terbang ribuan kilometer untuk menghidari asap yang sangat menggangu itu, bahu-membahu kau dari mana? si merpati kini bertanya kepada gagak.

"Kakkkk,...kaaakk...aku juga gres saja mengungsi dari kepungan asap itu, dan gua terbang sangat jauh sekali, dan beruntung gua ketemu dengan engkau, Merpati" jawab si gagak.

"heii,.....kenapa engkau bersedih, apa yang sedang kau fikirkan wahai merpati yang kusam?" tanya gagak yang penasaran dengan raut wajah di merpati yang sedang sedih.

"Ketahuilah gagak, gua kehilangan teman-temanku yang sedang tertidur di atas ranting pohon, kemudian kebakaran hutan itu menimbulkan mereka tidak mampu menyelamatkan diri mereka, sehingga mereka kesannya terbakar dengan pohon" jawab merpati sedih.

"Sudahlah, jangan kau sesali. kini kau sudah bersama aku, mari kita berteman" kata gagak.

Merpati tersenyum mendengar perkataan si gagak, kesannya mereka berteman dan merekapun kini saling tolong menolong, tidak ada rasa dendam di hati mereka kepada siapa saja yang merusak hutan mereka, namun bagi mereka yang merusak alam lingkungan bagi para satwa, sadarlah bahwa mereka juga butuh tempat tinggal dan mereka juga butuh hidup.

Hikmah dongeng anak menyerupai ini, semoga kita selalu menjaga kelestarian hutan kita, semoga kita juga tidak merusak tempat mereka hidup, alasannya yaitu mereka juga makhluk hidup ciptaan Yang Mahakuasa yang butuh tempat berteduh, sama menyerupai kita manusia.

lainnya :
- Cerita Anak Islami Singkat - Kisah Anak Yang Berbakti Kepada Orang Tuanya
- Cerita Anak Islami - Kisah Ravi Yang Pasrah
- Cerita kancil dan harimau part 2
- Cerita sang kancil dan kuda
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Dongeng Burung Bangau dan Seekor Ketam

Pada zaman dahulu terdapat danau yang sangat indah.air tersebut sangat jernih dan di dalamnya ditumbuhi oleh tanaman teratai yang berbunga sepanjang masa.banyak burung yang tinggal di sana.salah satunya yaitu burung bangau.selain itu didalamnya terdapat ikan dan hewan lainnya.selain ikan,terdapat ketam dan katak yang tinggal di danau.

 Burung bangau suka tinggal di tempat danau alasannya yaitu ikan tersebut sangat jinak dan mudah ditangkap.karena itu,banyak burung bangau yang suka tinggal di tempat hutan.

 Setelah sekian lamanya,burung bangau sudah mulai bau tanah dan tidak besar lengan berkuasa menangkap ikan sehingga ia lapar seharian.kata burung bangau "kalau gua tidak makan seharian nanti gua mampu mati,aku harus dapat ilham supaya gua mampu makan" lalu ia akal-akalan bengong di seberang danau,seekor katak pun melihatnya dan bertanya"kenapa kau bengong sekali bangau?" kata katak. Bangau pun menjawab "Kemarin gua terbang kesana kemari mendengar percakapan insan demam isu kemarau datang lebih cepat dan demam isu hujan datang lebih lambat".



Bangau pun menyambung lagi "Aku takut danau kita ini akan kering dan semua penghuni danau ini akan mati" kata bangau katak pun mengangguk sebagai tanda setuju. Tanpa membuang waktu katak pun melompat ka danau dan membuatkan gosip kemarau ini.

Berita kemarau tersebut menyebar ke seluruh danau begitu cepat.masing masing bertanya kepada bangau riuh rendah. Seekor ikan bertanya ke bangau "Apa akalmu untuk menolong kita semua bangau? lalu kata bangau "Aku ada satu ide,tapi kalian mungkin tidak setuju" lalu kata seekor ikan "Apa akalmu bangau" seperti tidak sabar.

Lalu kata bangau "Tidak jauh dari sini ada danau yang sangat cantik dan dalam, gua yakin danau tersebut tidak akan kering walaupun terjadi kemarau yang panjang" lalu kata seekor ikan "kalau begitu bawa kita semua ke sana" lalu kata bangau "Aku hanya mampu membawa seekor alasannya yaitu gua sudah bau tanah dan gua tidak mampu membawa kalian lebih dari itu".

Setelah itu bangau membawa seekor demi seekor tapi bukan membawa ikan ke danau tersebut malah ia membawanya ke watu besar yang ada di bersahabat danau.lalu bangau memakan ikan tersebut dengan lahap alasannya yaitu ia tidak makan seharian.begitu juga dengan ikan lainnya.bangau melaksanakan berbuatannya berulang ulang hingga giliran ketam.karena ketam memiliki sepit ia berpegangan di leher bangau.

Sesampainya di watu besar kata ketam dalam hati "matilah gua jikalau begini, gua harus dapat cara semoga mampu menghindar dari bangau" ketika bangau mendarat di watu besar dan ketam masih di leher bangau. kata ketam "Dimana danau yang kau ceritakan tadi" bangau pun tertawa terbahak bahak dan berkata "Kali ini sudah saatnya kau menjadi rejeki aku" ketam pun menjepit leher bangau hingga bangau tak mampu bernafas hingga bangau pun mati di situ juga.

Setelah itu ketam pun kembali ke danau,teman-temannya masih setia menunggu gilirannya. Ketam pun menceritakan kejadian yang sebenarnya,semua penghuni danau bersorak bangga alasannya yaitu tidak dimakan oleh bangau yang tamak serta mementingkan diri sendiri.

Hikmah dongeng kali ini yaitu janganlah kita menjadi seorang yang tamak dan serakah serta memperlakukan makhluk lain dengan tidak bijak, balasannya kita sendiri yang akan rugi.

Baca juga dongeng yang lainnya :
- Dongeng Anak Cerita si Kancil Dan Kerbau yang Malas
- Dongeng Kisah Bawang Merah Dan Bawah Putih


Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Dongeng Ayam Kate Yang Kurang Mujur Dan Besar Kepala

Dongeng kali ini ihwal seekor ayam kate (cebol) yang sangat besar kepala, ia mengaku-mengaku kalau dialah yang paling memilki kokok paling rupawan diantara ayam-ayam yang ada di hutan. Padahal ayam hutan jantan-lah yang paling keras kokoknya ketika pagi hari menyingsing. Suatu ketika Ayam kate itu ditangkap oleh para pemburu ayam hutan. Dia sangat duka harus berpisah dengan hutan kawasan ia mampu menonjolkan kokoknya kepada anggota hutan yang lain.

Setelah hingga di sebuah kampung, ayam kate itu ditempatkan di sebuah sangkar yang cukup luas, ia merasa gres dan menemukan ayam-ayam buruan para pemburu itu berkumpul, muncullah rasa sombongnya kembali, ia mempertontonkan kokoknya kepada ayam-ayam yang ada di dalam sangkar tersebut.



Walau tubuhnya kecil dan mungil, si ayam kate tidak gentar terhadap ayam-ayam hutan lainnya yang bertubuh lebih besar darinya dan ia pun mengajak untuk mengadu kokok, siapa yang yang memiliki kokok yang lebih keras di sangkar itu.

  Dongeng burung bangau dan seekor ketam

Para ayam hutan yang lebih besar merasa malas untuk meladeni seruan si ayam kate tersebut, hingga karenanya ia sangat kesal alasannya tidak ada yang mau diajak untuk lomba kokok paling keras. Akhirnya ia bangun di sebuah tonggak kayu besar dan mulai mempertontonkan kokoknya kepada para penghuni sangkar tersebut.

Namun naas bagi si ayam kate, ternyata di ketinggian yang tak terlihat mata, seekor elang lapar telah menunggu saat-saat bagi si ayam kate lengah, dan karenanya si elang tersebut menyambar si ayam kate yang bangun tinggi diatas kayu tersebut, dan eksklusif dibawa terbang entah kemana.

Hikmah cerita kali ini yaitu janganlah kita menjadi sombong semasa kita masih hidup di dunia ini, alasannya dengan kesombongan tidak akan mampu mendatangkan kemujuran dan kebaikan dalam hidup kita, justru malah kesengsaraan dan keburukan akan menghampiri bagi siapa saja yang merasa sombong. Jadilah orang yang baik yang menaburkan kebaikan dan kebajikan di dunia ini.

Dongeng si kancil dan kerbau yang malas
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com

Dongeng Paman Korba Dari Negeri Kincir Angin

Di suatu masa, hiduplah seorang lelaki setengah baya yang hidup seorang diri di sebuah perkampungan yang sangat sepi penduduknya. Lelaki itu berjulukan paman Korba. Paman Korba yaitu satu-satunya orang yang hidup menyendiri di sebuah lembah yang jaraknya sangat jauh dari kota. Hingga pada suatu ketika ia memutuskan untuk membuat sebuah kincir angin yang berfungsi untuk membangkitkan tenaga listrik di rumahnya. awalnya ia membuat kincir yang sederhana, terbuat dari batang bambu yang ia rangkai menjadi sebuah kincir yang bergerak alasannya yaitu angin yang berhembus.

Setelah ia buat ternyata kincir itu sangat ringkih dan tidak berpengaruh diterpa hembusan angin yang kencang di pagi dan sore hari. Hingga pada balasannya ia berfikir keras semoga bagaimana caranya kincir angin yang ia buat mampu menjadi berpengaruh akan terpaan angin.

(Dongeng anak dan kisah anak yang asli dan original hanya di )

Akhirnya ia memutuskan untuk istrirahat di sebuah pohon besar yang sangat rindang. Karena terlalu lelahnya ia seharian membuat kincir angin yang ia buat sendiri, ia tertidur lelap alasannya yaitu hembusan angin sepoi-sepoi sore itu.

Karena terlalu lelah, ia bermimpi bertemu dengan seorang peri yang cantik.

Sang peri berkata "Wahai paman Korba, apa yang kau lakukan dengan membuat kincir besar itu?" tanya si peri kepada Paman Korba.

Ade yang lagi senang buat kisah anak

"Aku ingin semoga kincir angin raksasa itu mampu membuat penerangan di tempat tempat gua tinggal, sehingga gua mampu menjadi merasa tidak sendiri lagi, akan ada orang-orang yang akan tinggal bersama ku di tempat itu, dan semoga banyak orang-orang yang menjadi tertolong alasannya yaitu kincir angin yang kubuat mampu mengalirkan listrik untuk penerangan di malam hari, dan kamipun mampu bersenang-senang di malam hari serta belum dewasa mampu mencar ilmu di malam yang penuh cahaya".

Sang peri kemudian membalas "Sungguh mulia sekali hati mu Paman, baiklah, segera setelah engkau membuka matamu, engkau akan kuhadiahi kincir yang mampu membuat impianmu terwujud".

Setelah terbangun, Paman Korba sangat terkejut sekali, kincir yang ia buat dari mulai pagi hingga petang, kini tampak sudah jadi. Betapa senangnya hati Paman Korba ketika itu.

(Dongeng anak dan kisah anak yang asli dan original hanya di )

Dan yang membuat Paman Korba lebih takjub lagi, jumlah kincir angin itu tidak hanya satu buah saja, akan tetapi ada ribuan kincir angin yang berada di lembah yang sangat luas itu.

Dongeng Paman Korba Dari Negeri Kincir Angin


Bergegas ia melangkah dan menyiapkan semua kelengkapan untuk membuat cahaya dari lampu listrik yang berasal dari kincir itu. Dan apa yang terjadi, di malam hari kampung tempat Paman Korba kini tidak gelap lagi, dan penuh cahaya dari lampu listrik yang dipasang oleh Paman Korba.

Setelah memasang semua lampu di jalan-jalan kampung, Paman Korba termenung, betapa sedihnya ia tatkala kampung yang ia cintai ditinggalkan penduduknya tanggapan tidak ada lagi yang mereka perbuat di malam hari, kampung yang gelap waktu itu membuat warganya ketakutan dan meninggalkannya.

Kini kampung itu terasa jelas benderang, disetiap sudut terpasang lampu listrik yang berasal dari kincir angin Paman Korba.

(Dongeng anak dan kisah anak yang asli dan original hanya di )

Lama kelamaan banyak orang yang berdatangan kembali ke kampung kincir angin itu. Dan membuat hati paman korba menjadi sangat senang, dan belum dewasa pun kembali bermain dengan ceria.

Demikianlah dongeng anak kali ini, janganlah berputus asa dan terus gapai impian-mu.

Dongeng Anak Kuda yang Beruntung





Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com