Home » , , » Cerita sang kancil dan kuda

Cerita sang kancil dan kuda



Cerita sang kancil dan kuda


Cerita sang kancil dan kuda - suatu hari si kuda bertamu ke rumah sang kancil. Sang kancil ternyata masih asyik di kamar tidurnya. Si kuda mengetuk pintu. "Tok..tok..tok...cil..cil..kita lari pagi yuk, cuacanya asik banget nih buat kita lari pagi di jalan pemda Bogor" kata si kuda. Si kancil yang mendengar ketukan pintu hanya berputar tubuh saja.

"Cil..cil..ayo dong kita berolahraga di ahad ceria ini" ajak si kuda. Kancil yang lama kelamaan mendengar si kuda menjadi bangun. Kemudian dibukanya pintu lalu mempersilahkan si kuda masuk.


"Astaga..cil, kau belum mandi, bagaimana sih kau ? Kita khan kemaren sudah janjian mau ke jalan pemda Bogor terus mejeng dan makan bubur di depan CCM, soalnya jikalau di bojong gede ga ada buat lari pagi cil...lha wong jalannya ancur semua".

Baca juga kisah anak Kisah si Ravi Yang Sabar

"Hadeeeh....kamu kok mau lari pagi sentimen banget sama bojong gede, sih" kata kancil sambil tidur lagi di kursi depan.

Si kuda yang sudah masuk rumah kancil melihat isi rumah si kancil sangat berantakan.

"Duh cil, rumah kau awut-awutan banget sih, kayak kapal pecah" si kuda masuk kedalam rumah kancil dan mulai membereskan perabotan kancil.

"Oh ya.semalam di rumahku ada ronda. Maklum hutan kita semakin tidak aman, kemaren saja ada yang mencuri kayu dan tidak tertangkap tangan oleh anggota hewan di hutan ini"

Si kuda tidak mendengarkan perkataan si kancil, ia sibuk merapihkan peralatan serta perabotan yang berserakan di rumah sang kancil.

Sang kancil kesudahannya merasa aib jikalau rumahnya justru dibereskan oleh temannya. Akhirnya ia bangun dan mulai membantu kuda.

"Nah gitu cil, jikalau kau rajin bangun pagi dan senang beberes dari kecil, nanti kau cukup umur akan terbiasa dengan kerapihan serta disiplin tinggi" si kudapun bertuah kepada sang kancil.

Baca juga kisah anak Cinderella dan sang pangeran tampan

Hikmah Cerita sang kancil dan kuda kali ini yaitu janganlah kalian bermalas-malas ria, alasannya yaitu kemalasan akan membawa kita pada kebodohan dan menjadi eksklusif yang tidak mampu bertanggung jawab di masa depan.

Yuk kita baca-baca lagi dongeng yang ada di blog ini, menyerupai cerita si kancil kerbau dan buaya yang pastinya membawa keceriaan dan keseruan di hati adik-adik.
Sumber http://www.dongenganakindonesia1.com


Cerita sang kancil dan kuda


0 komentar:

Post a Comment

Berkomentar yang baik ya sahabatku semua :)